PERAN PELAYANAN PUBLIK PENDIDIKAN DALAM PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN BERKUALITAS DI DAERAH TERPENCIL
Article Metrics
Abstract view : 501 timesAbstract
Pelayanan publik dalam sektor pendidikan di Indonesia masih mengalami ketidakmerataan akses, terutama di lokasi terpencil, yang disebabkan oleh faktor geografis, fasilitas belajar yang kurang memadai, minimnya tenaga pengajar berkualitas, keterbatasan ekonomi masyarakat, dan perhatian pembangunan yang lebih terfokus pada daerah perkotaan. Akibatnya, anak-anak di wilayah pedesaan mengalami kesulitan dalam mendapatkan pendidikan yang berkualitas, sehingga menghambat pemerataan hak pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang seimbang. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi peran layanan publik pendidikan dalam menciptakan akses pemerataan pendidikan yang berkualitas di daerah yang terpencil, dengan fokus pada konsep dan prinsip layanan publik, bentuk serta mekanisme penyelenggaraannya, kendala yang dihadapi, serta kontribusinya dalam memperkuat kebijakan untuk memastikan hak masyarakat atas pendidikan yang setara dan berkualitas. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan studi literatur sebagai dasar utama, dengan menganalisis dan menggabungkan hasil dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, artikel penelitian, serta karya akademik yang relevan. Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan publik memiliki peran penting dalam meningkatkan akses ke wilayah terpencil dengan menyediakan infrastruktur yang memadai, pelatihan guru secara berkelanjutan, pemberian beasiswa dan bantuan finansial, serta peningkatan prestasi siswa melalui metode pembelajaran yang inovatif. Prinsip akuntabilitas, transparansi, partisipasi publik, dan keadilan harus diterapkan untuk mengatasi kendala seperti ketidaksetaraan ekonomi dan teknologi. Upaya pemerintah daerah, kerjasama dengan sektor swasta dan masyarakat, serta kampanye kesadaran dapat memperbaiki kualitas pendidikan, menyesuaikan dengan kebutuhan setempat, dan mendukung keberlangsungan sistem pendidikan yang adil di seluruh Indonesia.
References
Amir, L. S., & Yuliartini, N. P. R. (2024). The effectiveness of using online learning platforms in increasing educational access in remote areas: A systematic literature review. In Proceedings of International Seminar On Student Research In Education, Science, and Technology. UMMAT Journals.
Asari, S., Fauziyah, N., & Uchtiawati, S. (2020). Improving teacher pedagogic competences in remote areas through lesson study activity. International Journal of Education and Literacy Studies.
Azkiyah, S. R., Aryola, G., & Lukitoaji, B. D. (2025). Isu kesenjangan pendidikan di daerah terpencil: Solusi untuk mewujudkan pendidikan yang merata.
Dzaky Satria, I. H. K., & Gusmaneli, G. (2025). Analisis rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia saat ini: Suatu kajian literatur. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(2), 292–309. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i2.3838
Fachrian, M. F., & Fauzi, L. M. (2025). Peran Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang bermutu di Kabupaten Sumedang (n.d.).
Juharyanto, J., Arifin, I., Sultoni, S., & Amirul Adha, M. (2023). Antecedents of primary school quality: The case of remote areas schools in Indonesia. SAGE Open, 13(3). https://doi.org/10.1177/21582440221144971
Kebijakan pemerataan guru dan kualitas pendidikan di daerah terpencil. (2025). Jurnal Edukatif.
Kompasiana. (2023). Pemerataan akses pendidikan berkualitas di Indonesia.
Muslimin, & Indrawati, R. A. (2024). Digitalization and education equity in remote areas: Challenges and strategic solutions. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 7(2). Mahesa Institute.
Prodi Bisnis Digital, et al. (2022). Government efforts to realise educational equity through teacher redistribution and digital infrastructure improvement: A literature review on strategies and challenges in reducing urban and rural educational disparities in Indonesia. Indonesian Journal of Education (INJOE).
Sandriani, S., & Riofita, H. (2025). Kebijakan pemerintah dalam pemerataan akses dan kualitas pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Setneg. (2024). Pendidikan di wilayah terpencil: Tantangan pemerintah dalam pemerataan pendidikan di Indonesia.
Sun, Y., Zhu, X., Zhou, X., Yao, B., Wang, D., Chen, J., & Zhang, K. (2024). Who changed the destiny of rural students, and how?: Unpacking ICT-mediated remote education in rural China. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2401.13799
Tantangan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang merata di seluruh wilayah Indonesia. (2025). Artikel Tebing Tinggi Kota.
Tyas, C. A., Maheswari, N. P., & Aprilia, R. D. (2024). Pelayanan pendidikan di daerah terpencil: Problematika pendidikan di Indonesia. Indo-MathEdu Intellectuals Journal.
Wahyuni, E., Khan, O., & Herat, A. R. (2024). The effectiveness of mobile learning in remote and rural areas. Journal International Inspire Education Technology, 3(3). E-Journal Sta Al-Hikmah Pariangan.
Wika, M. (2025). Antara komitmen dan realita: Studi kualitatif terhadap kebijakan pemerataan pendidikan di wilayah terpencil Merauke. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1), 89–96. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i1.376
Wiyanto, W., Kristiawan, M., & Tahrun, T. (2024). Fulfillment of remote area elementary school facilities and infrastructure standards. PPSDP International Journal of Education, 1(1). PPSDP Journal.







