Peran BPK sebagai Lembaga Negara dalam Meningkatkan Akuntabilitas Keuangan di Indonesia
Article Metrics
Abstract view : 1208 timesAbstract
The Financial Audit Agency (BPK), which is a state institution, has an important role in maintaining public accountability through auditing the management and responsibility of state finances. Applying the organizational maturity model, the BPK seeks to ensure transparency, compliance and prevent acts of corruption and budget misuse. Quality inspection results become the basis for government entities to improve performance and accountability. Transparency of BPK audit results also contributes to improving public policy. Nevertheless, the BPK faces a number of challenges in carrying out its duties. This abstract will review further the duties, functions, performance, impacts, challenges, as well as comparisons of the BPK with similar institutions in the context of accountability and performance.
References
Dewi Utami S, H. 2015. “Dr. Firdaus, SH., M.Si Priyo Saptomo, SH., M.Hum BSTRACT.” Hukum Keuangan Negara (01).
DPR. 2004. “Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Pasal 16 Ayat (1), Tentang Pemeriksaan Pengelolaan Dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.”
Ginocchio, Ing Francisco. 2006. “PERAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DALAM PEMERIKSAAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA OLEH PEMERINTAH DAERAH (Studi Kasus Pemeriksaan BPK Perwakilan DIY Terhadap Pemerintah Kabupaten Sleman).” 13(Ii): 166–73.
Indonesia, Pemerintah Republik. 2006. “UU No. 15 Tahun 2006.” Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009: 1–25.
Jubaedah, Edah. 2011. “Implementasi Kebijakan Transparansi Keuangan Di Daerah.” Jurnal Ilmu Administrasi VIII(34): 288–99.
Kementrian ESDM. 2023. “Laporan Kinerja Laporan Kinerja.” Http://Kemdikbud.Go.Id/ 4(Mei): 197. https://www.menpan.go.id/site/publikasi/unduh-dokumen-2/akuntabilitas-kinerja/laporan-kinerja/file/6647-laporan-kinerja-lakip-2021.
Parwanto, Endri, and Puji Harto. 2017. “Pengaruh Hasil Pemeriksaan Bpk Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah.” 6: 1–9.
Pemerintah, konsep tual. 2003. “DHendianto-BiroHukum BPK-RI/5/26/2008 1.” (1): 1–40.
Republik Indonesia. 2004. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara (Pasal 1.” Jurnal Media Hukum 1964(1): 1–122.
Sianturi, Freddy Aktif Era, and Adenantera Dwicaksono. 2023. “Pengaruh Akuntabilitas Sebagai Asas Good Governance Terhadap Pembangunan Daerah Di Indonesia.” Bappenas Working Papers 6(1): 38–59. doi:10.47266/bwp.v6i1.205.
Engkus, Azzahra Shabira, Cielo Laurentsia Marsha, and Desvira Shabila Meghantara. 2022. “Korupsi Dalam Pengawasan Dan Pengendalian Aparat Penegak Hukum.” Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial 20(1): 112–24. doi:10.54783/dialektika.v20i1.39.
Psikbpkdev. (n.d.). Badan PEMERIKSA Keuangan Republik Indonesia. BPK RI. https://www.bpk.go.id/news/ketua-bpk-sampaikan-lima-tantangan-dalam-pengembangan-sustainability-reporting
Psikbpkdev. (n.d.-a). Badan PEMERIKSA Keuangan Republik Indonesia. BPK RI. https://www.bpk.go.id/news/tutup-rangkaian-hut-ke-76-bpk-paparkan-capaian-dan-tantangan-pascapandemi
Banyaknya praktik Korupsi Menjadi Kendala Dan Tantangan bpk ri. PKS. (n.d.). https://pks.id/content/banyaknya-praktik-korupsi-menjadi-kendala-dan-tantangan-bpk-ri







